Banyak masyarakat yang bertanya, “Desil saya sudah turun, kenapa belum dapat bantuan sosial (bansos)?”
Pertanyaan ini wajar, karena turunnya desil sering dianggap langsung berbanding lurus dengan penerimaan bansos.
Namun kenyataannya, proses penyaluran bansos tidak sesederhana itu.
1. Bansos Memiliki Kuota yang Terbatas
Penting untuk dipahami bahwa bansos tidak bisa diberikan kepada semua orang sekaligus.
Pemerintah menetapkan kuota penerima yang disesuaikan dengan anggaran negara, jumlah data penerima, dan kebijakan program.
Jadi meskipun status kesejahteraan seseorang terlihat turun dalam data (desil turun), hal tersebut tidak otomatis membuatnya langsung masuk sebagai penerima.
2. Mekanisme Bergilir dengan KPM Lama
Program bansos bersifat bergantian.
Artinya, penerima lama (KPM) tidak langsung dicoret begitu desil mereka naik, dan penerima baru harus menunggu giliran.
Sederhananya:
Jika masih ada KPM lama yang tetap dalam kategori miskin sesuai evaluasi, mereka tetap berhak menerima bansos.
Penerima baru akan masuk ketika kuota terbuka, misalnya saat:
Ada KPM lama yang sudah tidak memenuhi syarat,
Ada penambahan anggaran,
Atau ada pembaruan kuota penerima.
3. Validasi Data Berkala
Selain desil, bansos juga mempertimbangkan:
Kondisi sosial ekonomi aktual,
Evaluasi lapangan oleh pendamping atau dinas sosial,
Sinkronisasi dengan data Dukcapil dan DTSEN.
Proses ini bisa memakan waktu, sehingga penunjukan penerima tidak terjadi secara langsung.
4. Apa yang Bisa Kamu Lakukan?
Jika kamu merasa layak namun belum terdaftar sebagai penerima, kamu bisa:
✔️ Memastikan data kependudukan lengkap dan aktif
✔️ Mengecek apakah sudah terdaftar di DTSEN
✔️ Menghubungi kelurahan/desa atau dinas sosial setempat
✔️ Menunggu proses evaluasi dan pembaharuan periode berikutnya
KESIMPULAN :
Turunnya desil bukan jaminan otomatis menerima bansos.
Karena bansos:
berbasis kuota,
melalui proses seleksi dan verifikasi,
dan dilakukan secara bergantian dengan penerima lama.
Jadi, jika belum muncul sebagai penerima saat ini, bukan berarti tidak berhak — hanya saja masih menunggu giliran sesuai ketersediaan kuota.

Sanksi Tegas bagi Pendamping PKH yang Menahan KKS KPM dan Solusi yang Harus Dilakukan Keluarga Penerima Manfaat(KPM)
19

Sudah Mampu, Jangan Berharap Bansos
20

Peran Masyarakat dalam Pemanfaatan Menu Layanan Aplikasi Cek bansos
35

Bukan Seumur Hidup, Hanya Maksimal Lima Tahun
24

Bansos untuk yang Rentan, Bukan untuk yang Sekadar Ingin
27

Keterangan Proses dan Status Penerimaan Bantuan KPM pada SIKS-NG
84

Sanksi Tegas bagi Pendamping PKH yang Menahan KKS KPM dan Solusi yang Harus Dilakukan Keluarga Penerima Manfaat(KPM)
19

Sudah Mampu, Jangan Berharap Bansos
20

Peran Masyarakat dalam Pemanfaatan Menu Layanan Aplikasi Cek bansos
35

Bukan Seumur Hidup, Hanya Maksimal Lima Tahun
24

Bansos untuk yang Rentan, Bukan untuk yang Sekadar Ingin
27

Keterangan Proses dan Status Penerimaan Bantuan KPM pada SIKS-NG
84

Sanksi Tegas bagi Pendamping PKH yang Menahan KKS KPM dan Solusi yang Harus Dilakukan Keluarga Penerima Manfaat(KPM)
Berita
19

Sudah Mampu, Jangan Berharap Bansos
Berita
20

Peran Masyarakat dalam Pemanfaatan Menu Layanan Aplikasi Cek bansos
Berita
35

Bukan Seumur Hidup, Hanya Maksimal Lima Tahun
Berita
24

Bansos untuk yang Rentan, Bukan untuk yang Sekadar Ingin
Berita
27

Keterangan Proses dan Status Penerimaan Bantuan KPM pada SIKS-NG
Berita
84
Jl. H Abdulrahman Pekon Madaraya Kec. Pagelaran Utara Kab. Pringsewu Pagelaran Utara